Diduga Gegara Hindari Wartawan Saat Diajak Gerebek Judi Meja ikan, Kapolsek Air Putih Beserta Jajaran hilang Tinggalkan Mapolsek

0
26

Diduga Gegara Hindari Wartawan Saat Diajak Gerebek Judi Meja ikan, Kapolsek Air Putih Beserta Jajaran hilang Tinggalkan Mapolsek

 

BATU BARA – Maraknya praktik perjudian  ketangkasan tembak ikan di wilayah hukum Polsek air putih,Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik. Aktivitas perjudian tersebut tampak berlangsung bebas yang berada tidak jauh dari Mapolsek Air Putih.

Hal itu mencuat setelah tim gabungan awak media mendapat undangan dari warga yang mengaku resah dengan aktivitas perjudian di wilayah tersebut. Pada Senin malam (18/5/2026), tim awak media turun langsung ke lokasi perjudian tersebut dan mendapati adanya aktivitas judi tembak ikan serta yang diduga beroperasi hanya sekitar 200 meter dari Mapolsek Air Putih.

Salah seorang awak media, Erika Manik, kemudian menghubungi Kapolsek Air Putih AKP Rahmat R. Hutagaol, SH, MH melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, awak media menyampaikan bahwa praktik perjudian di sekitar Mapolsek Air Putih berlangsung sangat marak. Menanggapi laporan itu, Kapolsek Air Putih menjawab bahwa pihaknya siap menindaklanjuti informasi tersebut.

Awak media kemudian mengajak Kapolsek untuk langsung turun bersama melakukan penggerebekan di lokasi perjudian malam itu juga. Namun, setelah menunggu beberapa waktu, pihak kepolisian disebut tidak kunjung datang ke lokasi.

Karena hari semakin malam, tim awak media akhirnya membagi diri menjadi dua kelompok. Satu tim tetap melakukan pemantauan di lokasi perjudian, sementara tim lainnya mendatangi Mapolsek Air Putih.

Pasalnya , menurut keterangan awak media, kedatangan mereka ke Mapolsek Air Putih tidak mendapat sambutan yang baik. Salah seorang oknum anggota polisi yang diduga bermarga Rumahpea disebut diduga melakukan intimidasi saat awak media mengambil foto di depan Mapolsek sebagai bentuk dokumentasi.

Tak hanya itu, awak media juga mengaku kecewa karena menduga Kapolsek Air Putih beserta Kanit Reskrim tidak berada di Mapolsek saat hendak ditemui. Mereka menduga pihak kepolisian sengaja meninggalkan Mapolsek untuk menghindari wartawan.

Merasa kecewa atas situasi tersebut, awak media kemudian menghubungi Kapolres Batu Bara melalui pesan WhatsApp guna meminta klarifikasi terkait maraknya perjudian meja ikan tersebut di Kecamatan Air Putih.

Dalam am pesan tersebut, awak media mempertanyakan siapa pihak yang diduga membekingi praktik perjudian tersebut hingga disebut membuat aparat di wilayah setempat terkesan takut untuk bertindak. Namun hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Batu Bara disebut belum memberikan tanggapan meskipun pesan WhatsApp yang dikirim awak media telah terbaca.

Warga berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat serta menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

Data yang dihimpun Media Batara TV Group, terdapat ratusan meja judi ketangkasan tembak ikan di kecamatan Air Putih, diduga meja ikan tersebut milik pengusaha China yang dibekingi oleh oknum polisi dan TNI , sehingga Kapolsek sendiri tidak berani’ melakukan tindakan, diduga telah menerima upeti pengamanan alias setoran (red/tim).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini