Diduga Lalai ,Tahanan kabur…wartawan di hadang meliput diLapas Kelas IIA Labuhan Ruku , Batubara
Batu Bara ll Batara TV Group// – Peristiwa kaburnya seorang tahanan dari Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku pada Rabu malam (29/04/2026) menjadi sorotan beberapa media , pasalnya wartawan yang melakukan peliputan di halang-halangi oleh oknum Petugas Keamanan Gerbang Lapas (Warsik), Peristiwa ini bukan hanya menimbulkan pertanyaan sistem pengamanan, tetapi juga timbul polemik setelah sejumlah beberapa awak media dihalangi masuk ke area lapas saat hendak melakukan peliputan.
Informasi yang dihimpun Batara TV Group (29/4/26) , tahanan yang melarikan diri diketahui merupakan tahanan kasus pencurian bernama Rizki alias Atok Laki-laki (22) warga Desa ledong timur, kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan. Setelah lebih dari satu (1) jam wartawan menunggu di gerbang lapas, tiba-tiba muncul oknum pejabat Lapas Frengky Hamonangan, lalu saat dikonfirmasi menjelaskan Kronologis kejadian yaitu , bermula saat yang bersangkutan mengeluhkan sakit demam dan kemudian dibawa ke klinik di dalam lapas untuk mendapatkan penanganan.
Lanjutnya, saat itu pelaku memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri dari dalam lapas sekitar pukul 20’30 Wib, dan sempat kabur ke arah Desa Benteng sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali oleh petugas lapas sekitar pukul 23’30 Wib,dan dibawa kembali ke dalam Rutan Lapas labuhan ruku, jelasnya di pintu gerbang masuk lapas sekitar pukul 00’30 Wib. Sejumlah jurnalis kecewa karena dilarang masuk ke dalam area lapas dengan alasan adanya instruksi dari atasan “siapa pun tidak boleh masuk bagi yang tidak punya kepentingan ucap petugas keamanan di pos Warsik lapas, ” ucap Frengky
Hingga berita ini diterbitkan, kementrian imigrasi dan lembaga permasyarakatan, belum dapat memberikan klarifikasi atas sangsi kelalaian petugas lapas labuhan ruku Batubara Sumut
Pada saat peristiwa tersebut, tampak terlihat Kasat Res Narkoba, Kapolsek Talawi,Kanit Intel Polsek Talawi, dan beberapa personil Polsek Talawi dan polres batu bara,di halaman lapas labuhan ruku, namun tak tampak Awak Media memasuki pekarangan lapas.(Red/ Tim))







