Diduga direkayasa Pemilihan kaur perencanaan pembangunan Nagori Gunung Bayu di”soal” tokoh masyarakat, diminta “kocok ulang” 

0
66

 

 

 

### ” diduga Culas , 3 calon sarjana tumbang dibantai tamatan SMA sederajat”.

 

Batara TV Group ll Simalungun, – Pelaksanaan Pemilihan kaur hukum dan Perencanaan Pembangunan Nagori Gunung Bayu kecamatan Bosar maligas, Kabupaten Simalungun, Sumut, “kacau”, diduga dilakukan dengan culas dan curang oleh Panitia, pasalnya, Panitia diduga sengaja merekayasa pemilihan agar dapat memenangkan satu calon kandidat. Pemilihan tersebut berlangsung di kantor balai Desa Nagori Gunung Bayu,Jum’at (30/1/2026)

Informasi yang dihimpun Media Batara TV Group, Ketua Panitia Pemilihan kaur hukum dan perencanaan pembangunan, Ijun Purba yang didampingi sekertaris Desa yang Juga sekertaris Panitia Leon Siregar, keceplosan mengatakan, ” … Kan da kubilang …. Aku jaminannya, …. Leher ku ini jaminannya kalau tidak menang “Yogi Prasetya” … (Kandidat yang dimenangkan)…. kan uda menang … apalagi ……… Jadi,mana dana nya…. seharusnya, sudah dikondisikan Jugalah semua wartawan oleh Kades “Ucap ijon Purba dengan lantang dihadapan beberapa wartawan dan LSM,usai pemilihan setelah menelepon Ketua BUMNAG

Perlu diketahui, Panitia pemilihan kaur Hukum dan perencanaan pembangunan Nagori Gunung Bayu, diketahui Ijon Purba, sekertaris Leon Siregar, Ketua MartuaMaujana / BPD : Edi Syahputra,SH.i, SPd.i, sedangkan dari Pemerintah kecamatan diwakili oleh Kasi Pemerintahan (kasipem) yang juga mantan Sekcam, Binsar Sirait

Sedangkan, Para kandidat yang berminat menjadi kaur Hukum dan perencanaan pembangunan terjaring sebanyak 4 Orang, diantaranya, yaitu : Yogi Prasetya, Rimbun Pandapotan Sitanggang, Risa wininda, dan Yulinda Putrisyam Sinaga.

Robert Simanjuntak SH, selaku Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI), saat berada dilokasi pemilihan (30/1/2026), dengan tegas mengatakan, ” ini merupakan konspirasi kejahatan, dimana untuk memenangkan salah satu kandidat, panitia harus nekat melakukan rekayasa ,culas dan dramatisasi.

Robert Simanjuntak SH, Juga meminta, Agar Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk membatalkan pengangkatan Yogi Prasetya menjabat kaur hukum dan perencanaan pembangunan Nagori Gunung Bayu. Karena panitia dinilai sengaja memenangkan salah satu calon dengan merekayasa nilai. baik nilai akademik, komputer dan wawancara

Tokoh masyarakat Bosar maligas, Marlan yang sering disapa warga dengan sebutan Baron, kepada Media Batara TV Group(30/2/2026) mengucapkan kekecewaan nya, karena Panitia sengaja merekayasa pemilihan dengan Culas dan salah menghitung dalam memberikan nilai. Baron yang Juga mantan kepala Desa,meminta, Agar Pemerintah kecamatan Bosar maligas membatalkan pengangkatan Yogi Prasetya sebagai kaur hukum dan perencanaan pembangunan di Nagori Gunung Bayu, kecamatan Bosar maligas Kabupaten Simalungun tersebut, dan “kocok ulang”.

Data yang dihimpun wartawan Media Batara TV Group, perolehan suara dari 4 kandidat antara lain, Yogi Prasetya memperoleh nilai (259), Rimbun Pandapotan Sitanggang (248), Risa wininda (239), dan Yulinda Putrisyam Sinaga (217). Sebelum acara seleksi, tampak Hadir babinkamtibmas Aiptu s.sinaga dari Polsek Bosar maligas, kasipem kantor camat Bosar maligas Binsar Sirait, kepala Desa Ismail Hutasuhut, MartuaMaujana/Edi Syahputra SH. i, SPd.i.dan seluruh perangkat Desa serta diliput oleh beberapa Media, LSM dan beberapa tokoh masyarakat.

( Red/Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini