Oknum TNI, Keras  Dugaan Bermain Judi Ketangkasan DiBazar Sei Bejangkar. Diminta Dandim 0208 Asahan Tindak Tegas

0
11

Oknum TNI, Keras  Dugaan Bermain Judi Ketangkasan DiBazar Sei Bejangkar. Diminta Dandim 0208 Asahan Tindak Tegas

 

Batu Bara ll Bataratvgroup //-Tentang Kasus video viral yang menyeret nama Oknum TNI AD di wilayah Kabupaten Batu Bara memasuki babak baru. Sejumlah pihak kini mendesak Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H.,M.I.P., untuk turun tangan menyikapi dugaan keterlibatan oknum anggotanya dalam praktik judi ketangkasan di pasar malam Lapangan Bola Kaki Sei Bejangkar.

Informasi yang dihimpun Batara TV Group, video berdurasi pendek dari kanal YouTube @garudarakyatindonesia (GRI TV News) tersebut memperlihatkan oknum berinisial ( S ) yang diduga bertugas di salah satu Koramil jajaran Kodim 0208/Asahan, tengah bertransaksi menggunakan uang kertas untuk membeli koin judi ketangkasan pada Senin (16/3/2026).

Ketua Umum Forum Wartawan Hukum Tindak Pidana Korupsi (FORWAKUM TIPIKOR), Alaiaro Nduru,S.H., menegaskan bahwa persoalan ini harus segera dilaporkan secara resmi kepada Dandim 0208/Asahan.

Menurutnya, tindakan oknum tersebut sangat mencederai citra TNI di mata masyarakat. “Ini sangat miris. Sebagai Aparat Penegak Hukum (APH), oknum TNI tersebut seharusnya menjadi teladan dan membubarkan praktik judi, bukan malah menjadi pelaku. Kita akan segera sampaikan hal ini kepada Dandim 0208/Asahan agar ada tindakan disiplin yang tegas,” ujar Nduru kepada awak media di Sei Bejangkar, Selasa (17/3/2026).

Meski demikian, Alaiaro Nduru S.H., yang juga seorang pemilik media, mengingatkan agar masyarakat dan aparat tidak menelan mentah-mentah tayangan tersebut. Ia menyoroti legalitas formal kanal YouTube penyebar video tersebut yang diduga tidak memiliki izin tayang resmi sebagai produk pers.

“Jika terbukti bukan produk jurnalistik sesuai UU Pers, pengunggah bisa dijerat UU ITE. Namun, substansi mengenai dugaan oknum TNI di lokasi judi tetap menjadi kewenangan internal militer untuk memeriksa kebenarannya,” tambahnya.

Di balik panasnya isu ini, muncul fakta mengejutkan dari pihak pengelola pasar malam dan pemilik kanal YouTube. JH, yang disebut sebagai pemilik akun, mengakui bahwa video tersebut ditayangkan atas desakan reporternya, M, meskipun sudah diingatkan. “Saudara M memaksa tayang karena diduga tidak mendapat bagian (uang) dari pengusaha pasar malam tersebut,” ungkap JH.

Klaim tersebut diperkuat oleh Ketua Panitia Pasar Malam, M. Siahaan, dan Sekretaris Panitia, Abdullah. Keduanya mengaku menjadi sasaran “permintaan” uang oleh M. Karena tidak dikabulkan, M disinyalir membalasnya dengan menyebarkan video live streaming tersebut ke WhatsApp pribadi panitia sebagai bentuk intimidasi.

Meski dibumbui isu persaingan kepentingan di lapangan, keterlibatan oknum prajurit dalam aktivitas judi tetap menjadi isu krusial. Sejumlah wartawan dan lembaga swadaya masyarakat berencana segera melakukan konfirmasi kepada Danramil setempat sebelum melayangkan laporan resmi ke markas Kodim 0208/Asahan.

Hingga berita ini diturunkan, Dandim 0208/Asahan belum memberikan pernyataan resmi. Namun, masyarakat berharap institusi TNI tetap tegak lurus pada aturan dan tidak mentolerir oknum yang merusak nama baik korps, terlepas dari apa pun motif di balik viralnya video tersebut. ( Red )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini